1. Deposit Minimal Rendah
Fitur ini penting untuk memenuhi kebutuhan Anda yang baru menyelesaikan proses belajar di akun demo. Mungkin setelah sekian lama trading di akun demo, Anda sudah berhasil profit secara konsisten dan merasa siap melangkah ke akun real. Tapi sebagus apapun performa Anda di akun demo, tentu tak bisa dijadikan patokan untuk memprediksi keberhasilan di akun real. Untuk itu, akan sangat berbahaya bila Anda langsung menanamkan deposit tinggi sewaktu pertama kali membuka akun sungguhan. Memilih akun dengan kapasitas deposit minimum rendah adalah solusi tepat untuk menghindari resiko tersebut.
Tentang Leverage
Angka deposit minimal yang rendah terkadang juga memancing perlunya tingkat leverage tinggi. Hal ini tidak sepenuhnya salah, mengingat leverage tinggi mampu menyediakan lebih banyak kesempatan jika Anda bermodal rendah. Namun karena sifat leverage sesungguhnya bagai pedang bermata dua, maka batas maksimal yang tinggi tak selamanya bermanfaat bagi pemula. Kenyataannya, leverage tinggi hanya bisa dimaksimalkan oleh mereka yang sudah memahami margin dan resiko leverage.
Tentang Leverage
Angka deposit minimal yang rendah terkadang juga memancing perlunya tingkat leverage tinggi. Hal ini tidak sepenuhnya salah, mengingat leverage tinggi mampu menyediakan lebih banyak kesempatan jika Anda bermodal rendah. Namun karena sifat leverage sesungguhnya bagai pedang bermata dua, maka batas maksimal yang tinggi tak selamanya bermanfaat bagi pemula. Kenyataannya, leverage tinggi hanya bisa dimaksimalkan oleh mereka yang sudah memahami margin dan resiko leverage.
3. Lot Minimal Rendah
Ukuran trading juga perlu menjadi pertimbangan penting saat Anda memilih jenis akun di suatu broker. Semakin besar lot yang digunakan, tentu semakin tinggi pula resikonya. Ukuran trading dengan lot standard biasanya tak difavoritkan para pemula, karena broker-broker kini telah menawarkan solusi trading dengan jenis-jenis lot yang dinilai lebih sesuai untuk pemula, seperti micro, nano, ataupun sen.
4. Panduan Belajar Forex
Fitur ini bisa beragam bentuknya, dan bisa menjadi fasilitas yang bermanfaat disamping menunjukkan komitmen broker dalam menyediakan layanan terbaik bagi trader pemula. Panduan belajar forex dari broker tak harus selalu terwujud dalam bentuk sekolah forex, kursus online, ataupun bimbingan pribadi. Meski ada beberapa broker yang menawarkannya, tapi bentuk edukasi trading yang lebih marak ditawarkan biasanya adalah program webinar, seminar forex, serta ebook dan video tutorial trading eksklusif.
5. Simpel Tapi Memenuhi Kebutuhan
Simpel di sini bisa berlaku untuk hal yang lebih spesifik seperti tampilan web broker, atau komponen yang lebih umum seperti layanan broker secara keseluruhan. Ada kalanya suatu broker memiliki banyak fasilitas ekstra, sehingga mengabaikan unsur kesederhanaan dan menjauhkannya dari ketertarikan pemula. Tak perlu menawarkan banyak tool ataupun indikator tambahan, sebuah broker sudah dikatakan berkualifikasi untuk pemula selama bisa memenuhi kebutuhan dasar trader, seperti platform trading (minimal MT4), pair forex mayor sebagai instrumen trading, pilihan deposit serta withdrawal, dan lain sebagainya.
Dengan melihat kelima ciri-ciri di atas, berikut ini 10 broker forex yang disarankan untuk pemula.
Dengan melihat kelima ciri-ciri di atas, berikut ini 10 broker forex yang disarankan untuk pemula.
sekian...
Trading Forex merupakan produk keuangan yang cara transaksinya sangat praktis dibandingkan dengan produk-produk konvensional seperti deposito mata uang asing maupun reksadana mata uang asing (MMF). Dengan menjaminkan sejumlah uang yang disebut Margin, kita dapat melakukan trading dengan jumlah uang yang sedikit, dengan rate yang berlaku yang mengalami pergerakan selama 24 jam.
ReplyDelete